Gereja GKJW Jemaat Sitiarjo

Gedung gereja GKJW Jemaat Sitiarjo terletak di Desa Sitiarjo, Kecamatan Sumbermanjing Wetan, Kabupaten Malang. Desa ini merupakan salah satu desa kristen di daerah Malang selatan.

Mulanya pembukaan lahan Sitiarjo diprakarsai Kyai Taruna Semita yang berasal dari Wonorejo, Bantur, Malang. Beliau juga yang berperan dalam membuka lahan di desa Swaru. Kyai Taruna Semita mengajak para sahabatnya untuk membuka hutan di dataran lembah sungai penguluran yang saat itu disebut sebagai “Pondok Dulang” karena apabila dilihat dari atas bukit nampak seperti nampan. (nampan : dulang – bahasa jawa)

Pembukaan hutan dimulai tahun 1893 diawali dengan “Donga Rama Kawula” dan pada tanggal 25 Juni 1895 pemerintah Hindia Belanda menerbitkan surat ijin pembukaan lahan yang selanjutnya tanggal ini dipilih menjadi tanggal lahir jemaat Sitiarjo.